Surabaya – Ketua STIDKI NU Indramayu, H. Supendi Sami’an, S.E., M.M., menghadiri rangkaian agenda strategis dalam upaya memperkuat sinergi dan pengembangan mutu Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). Kehadiran beliau menjadi bagian dari komitmen penguatan kolaborasi akademik, internasionalisasi kampus, serta aktualisasi Tridarma Perguruan Tinggi.
Salah satu agenda utama adalah menghadiri pengukuhan Guru Besar Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Prof.Dr. Drs. Fatkul Anam, M.Si di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Menurut H. Supendi Sami’an, pengukuhan Guru Besar merupakan simbol kematangan institusi dan bukti nyata dedikasi akademik dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.
“Momentum ini bukan hanya seremoni, tetapi juga penguatan tradisi ilmiah serta konsolidasi kepemimpinan akademik di lingkungan PTNU,” ujarnya.
Dalam agenda lanjutan, H. Supendi Sami’an melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Rektor UNU Pasuruan terkait pengembangan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan magang internasional bagi mahasiswa, dengan tujuan negara Turki dan Taiwan.
Program tersebut diproyeksikan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan PTNU di kancah global.
Selain memperluas wawasan internasional mahasiswa, program ini juga bertujuan membangun pengalaman profesional lintas budaya serta meningkatkan kompetensi akademik dan keterampilan kerja.
Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan meliputi:
Penguatan kerja sama dengan mitra luar negeri Penyiapan kompetensi bahasa asing dan soft skills mahasiswa Sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan global Pendampingan administrasi dan akademik bagi peserta H. Supendi Sami’an menegaskan bahwa program magang internasional merupakan bagian dari transformasi PTNU agar lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan globalisasi pendidikan.
Bersama LPTNU Perkuat Tridarma PTNU Secara Aktual
Selain itu, H. Supendi Sami’an juga melakukan koordinasi bersama Ketua LPTNU, Prof. Ainun, dan Sekretaris LPTNU, Dr. Faisal, dalam rangka penguatan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi secara aktual dan kontekstual di lingkungan PTNU.
Pertemuan tersebut menyoroti pentingnya optimalisasi tiga pilar utama pendidikan tinggi, yakni:
Pendidikan dan pengajaran yang berkualitas
Penelitian yang produktif dan bereputasi Pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata Dalam diskusi, ditegaskan bahwa penguatan Tridarma harus diwujudkan melalui tata kelola yang profesional, peningkatan kualitas dosen dan publikasi ilmiah, serta kolaborasi antar-PTNU dalam pengembangan riset dan pemberdayaan masyarakat.
Prof. Ainun menekankan pentingnya konsolidasi antar-pimpinan PTNU untuk menjaga kualitas dan reputasi kelembagaan. Sementara itu, Dr. Faisal menyoroti pentingnya adaptasi terhadap regulasi nasional dan dinamika global pendidikan tinggi.
Komitmen Menuju PTNU Unggul dan Berdaya Saing Global ,Rangkaian agenda tersebut mencerminkan komitmen nyata H. Supendi Sami’an, S.E., M.M., sebagai Ketua STIDKI NU Indramayu, dalam memperkuat jejaring akademik, membuka peluang internasional bagi mahasiswa, serta mengaktualisasikan Tridarma Perguruan Tinggi secara substantif.
Melalui sinergi bersama LPTNU dan antar-pimpinan PTNU, diharapkan kampus-kampus NU semakin unggul, berdaya saing global, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman moderat serta semangat kebangsaan.
Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar kolektif membangun pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama yang maju, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.